kedatangan Cristiano Ronaldo menghidupkan kembali Serie A

kedatangan Cristiano Ronaldo menghidupkan kembali Serie A

Baresi, yang dikenal sebagai salah satu bek terkuat, mengatakan hal tersebut ketika kedatangan Ronaldo di Serie A.

London: Penandatanganan kontrak Cristiano Ronaldo untuk Juventus tahun lalu merupakan gong bagi tim Seri A yang menunjukan bahwa liga sedang mengalami kebangkitan, kata legenda Italia dan AC Milan Franco Baresi kepada AFP.

Baresi, mengatakan bahwa kedatangan Ronaldo di Serie A adalah sebuah pernyataan yang jelas bahwa liga Italia masih cukup menarik bagi bintang sekelas ronaldo.

Baresi, yang pernah memenangkan Piala Eropa / Liga Champions tiga kali dalam 20 tahun karirnya di Milan, menambahkan bahwa kedatangannya sangat bagus bagi persepakbolaan Eropa dimulai dengan Serie A yang menjadi bergairah lagi.

“Ya, kebangkitan sepakbola Italia, mulai berkembang lagi,” kata Baresi yang saat ini berusia 58 tahun, seusai menghadiri konferensi Betting on Football di Chelsea, Stamford Bridge.

“disana akan timbul gairah yang lebih besar dan akan mendatangkan beberapa pemain hebat seperti Ronaldo.

“mengotraknya adalah sinyal yang sangat jelas dan positif dimana Sepak bola Italia selalu berada pada level tinggi tetapi terus berkembang.

Dalam enam musim terakhir “Tim – tim di Italia memang tampil baik di Eropa, baik Napoli atau Roma yang akan berada di urutan kedua Serie A, tetapi Baresi percaya bahwa hanya dua klub Milan yang bisa mengakhiri dominasi Juventus yang tampaknya akan merengkuh gelar kedelapan nya secara berturut-turut musim ini.

lagi-lagi Napoli menjadi penantang terdekat bagi juve tetapi mereka terpaut 15 poin cukup jauh untuk mengejar puncak klasmen. Inter dan AC Milan masing-masing berada di urutan ketiga dan keempat dengan Roma di urutan kelima.

“bisa di bilang Juve mencapai puncak klasmen dengan mudah dalam tujuh atau delapan tahun terakhir karena Milan dan Inter baru melewati masa masa yang sulit dengan perubahan kepemilikan,” kata Baresi, yang menjadi kapten Milan sejak usia 22.

“Tetapi mereka adalah dua tim yang memiliki nama besar, sejarah yang bagus di dunia persepakbolaan, dan kelengkapan struktur penunjang lainnya sementara itu dua tim lainnya tidak memiliki beberapa elemen itu.”

Sementara ketika Baresi masih aktif bermain untuk Milan, kakaknya kandungnya Giuseppe adalah pemain dari Inter. dan tak jarang mereka bermain satu sama lain sebagai lawan dan saat saat itu adalah “waktu yang sangat emosional”.

sekarang dia terkesan dengan bagaimana mantan gelandang keras Milan Gennaro melatih mantan klubnya.

Situs judi poker terbaik di indonesia persembahan agen resmi IDN PokerĀ  KLIK DISINI.

“Memang Dia melewati masa-masa sulit tetapi dia melakukan pekerjaan itu dengan baik, bahkan dia melakukannya dengan sangat baik,” kata Baresi.

“Seluruh tim bersatu dan berkerja sama dengan baik, semuanya sangat fokus untuk menjadi empat besar dan lolos ke Liga Champions.” Baresi pun pernah rasakan sensasi emosi penyesalan di Piala Dunia 1994, ketika timnya mesti mengakui keunggulan brazil 3 – 2 melalui adu penalti

Dia mengatakan kebangkitan di liga akan memiliki efek timbal balik terhadap perkembangan tim nasional itali.